Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Hubungan Orang Tua dan Anak
Minggu, Januari 17, 2021Terjadinya pandemi merupakan suatu hal yang baru bagi seluruh warga dunia. Yang semula masyarakat dapat berkumpul dan beraktivitas seperti biasa, kini pola hidupnya berubah menjadi beraktivitas dari rumah demi melindungi diri. Seluruh kegiatan yang meliputi kerumunan dihentikan, termasuk perkantoran, sekolah, dan perkuliahan. Para pekerja dan pelajar kini terpaksa bekerja dan belajar dari rumah atau yang dinamakan dengan work from home (WFH). Tak hanya kegiatan pekerjaan, kegiatan sosial pun tak dapat dilakukan seperti semula karena berlakunya physical distancing. Hal ini berdampak terhadap hubungan-hubungan sosial, termasuk hubungan antara orang tua dan anak. Dampak yang timbul dapat berupa positif maupun negatif.
Dampak positif dari berlakunya WFH bagi orang tua dan anak yang masih pelajar di antaranya semakin eratnya hubungan mereka karena selama 24 jam penuh, anak selalu berada di rumah dan dalam pengawasan orang tua. Orang tua juga dapat membantu anak-anak belajar online sehingga mereka tahu bagaimana perkembangan belajar sang anak di sekolah. Selain itu, orang tua yang mendapat jatah WFH dan WFO (work from office) secara selang-seling, dapat lebih memperhatikan keluarga di sela-sela istirahat.
Untuk dampak negatif, di antaranya adalah hubungan orang tua dan anak yang sudah memiliki keluarga menjadi jauh. Hal ini dilakukan demi melindungi orang tua, terlebih yang sudah berusia lanjut, dari terkena wabah Covid-19. Bagi orang tua yang memiliki anak masih berstatus pelajar pun terkadang dibuat stres karena mereka harus menggantikan peran guru dalam pembelajaran jarak jauh. Terkadang anak sulit mengerti pelajaran jika orang tua tak dapat membantunya membahas materi yang diberikan secara online.
Pandemi Covid-19 sudah berlangsung selama hampir satu tahun. Begitu banyak dampak-dampak yang ditimbulkan baik secara fisik, mental, maupun finansial. Diharapkan pandemi dapat cepat berlalu dan kita semua dapat memetik banyak pelajaran setelah pandemi ini berakhir.
Written by: Rayi A.

0 komentar